TULUNGAGUNG.KLIKSURABAYA.CO.ID – Dalam rangka memperkuat pengembangan ekosistem digital dan implementasi konsep kota cerdas, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung melaksanakan studi referensi dan konsultasi terkait implementasi Co-Working Space dan Geo-Smart City di Bandung Command Center (BCC) Diskominfo Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kabupaten Tulungagung, Iwan Sediono, S.A.P., didampingi pejabat fungsional dari Bappeda Kabupaten Tulungagung. Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Aptika Diskominfo Kota Bandung, Yusuf Cahyadi, S.H., M.H. dan kepala bidang infrastruktur TIK
Kunjungan diawali dengan paparan mengenai implementasi Smart City di Bandung Command Center. Selanjutnya, rombongan mengunjungi Bandung Creative Hub (BCH) untuk melihat secara langsung pengelolaan ruang kreatif berbasis kolaborasi.
Dalam pemaparannya, Diskominfo Kota Bandung menjelaskan peran strategis Bandung Command Center sebagai pusat integrasi data dan pemantauan kondisi kota secara real time. Melalui BCC, pemerintah dapat melakukan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat, khususnya dalam mendukung efisiensi layanan publik serta penanganan kondisi kedaruratan.
Diskominfo Kota Bandung juga mengembangkan berbagai platform digital, salah satunya Aplikasi Pelindung yang mengintegrasikan CCTV milik perangkat daerah dalam satu sistem yang dapat diakses masyarakat. Aplikasi tersebut berfungsi sebagai sarana deteksi dini potensi kerawanan sekaligus mendukung peningkatan keamanan dan keselamatan warga.
Selain itu, integrasi berbagai layanan publik digital memungkinkan masyarakat Kota Bandung memperoleh informasi, mengakses layanan perizinan, hingga menyampaikan aspirasi secara lebih mudah dan efektif.
Pada sektor ekonomi kreatif, Diskominfo Kota Bandung berperan dalam penyediaan infrastruktur teknologi informasi pada sejumlah co-working space, termasuk Bandung Creative Hub. Melalui penyediaan jaringan internet dan kolaborasi dengan perangkat daerah terkait, BCH dikembangkan sebagai ruang kolaborasi yang inklusif bagi pelaku UMKM, startup, dan generasi muda untuk berinovasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
Studi referensi ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam pengembangan rencana co-working space serta implementasi Geo-Smart City melalui integrasi data dan layanan digital yang lebih optimal.
